top of page

General Series: Gugup saat Public Speaking

Detik-detik sebelum naik panggung atau saat persentasi merupakan waktu yang menegangkan bagi banyak orang. Pada saat itu seringkali muncul perasaan gugup dengan gejala seperti jantung berdebar kencang, keringat dingin yang mulai keluar, dan nafas yang tidak teratur.

gugup/gu·gup/a 1 berbuat atau berkata dalam keadaan tidak tenang; gagap; sangat tergesa-gesa; bingung: jawablah dengan tenang, jangan --;2 riuh tidak keruan bunyinya. KBBI Online

Image Source: pdus2go.com


Rasa gugup bisa dikategorikan sebagai fobia yang dikenal dengan Glossophobia. Tse (2012) mengatakan bahwa Glossophobia adalah kondisi psikologis dimana seorang takut untuk berbicara di depan umum dan diinterpretasikan sebagai demam panggung. Tingkat phobia yang parah bahkan bisa menimbulkan ketakutan dan kecemasan yang luar biasa.


Bagaimana rasa gugup bisa muncul?

Dalam blog University of Meulborne yang berjudul "Science behind the fear of public speaking", Waila (2018) menyatakan bahwa rasa takut sebelum berbicara merupakan respon yang muncul dari sympathetic nervous system. Ketika manusia memikirkan pikiran negatif, hypothalamus yang merupakan bagian dari otak menjadi aktif dan mentriger kelenjar pituitary yang kemudian mensekresi hormon ACTH. Hormon tersebut mengaktifkan kelenjar adrenal pada ginjal dan melepaskan adrenalin ke pembuluh darah yang mengejutkan keseimbangan tubuh normal (meningkatkan detak jantung) dan menghasilkan ketakutan.

K.Fahad et all (2015) menjelaskan beberapa penyebab kondisi psikologis yang men-trigger rasa gugup. Beberapa diantaranya adalah kekurangan percaya diri, pengalaman negatif masa lalu, ketakutan melakukan kesalahan atau mengatakan hal yang salah, ketakutan menjadi pusat perhatian, perasaan seperti orang asing, ketakutan ditertawakan, ketakutan lupa atas hal yg pernah dikatakan dan ketakutan dihakimi.


Apakah rasa gugup adalah hal negatif?

Rasa gugup sejatinya merupakan perasaan yang lazim terjadi pada manusia. Perasaan tersebut tidak bisa dihilangkan 100% sehingga public speaker harus berdamai dan mengendalikan rasa gugup tersebut. Sedikit rasa gugup, menurut banyak praktisi, merupakan hal yang baik. Rasa gugup diibaratkan seperti rem yang mengendalikan persiapan maupun jalannya presentasi. Rasa gugup yang dikendalikan membuat public speaker mempersiapkan segala sesuatu dengan baik, belajar teknik public speaking yang benar, belajar materi sebaik mungkin dan menjaga presentasi tetap on track.


Bagaimana mengendalikan rasa gugup?

Berikut merupakan tips bagaimana mengendalikan rasa gugup menurut berbagai praktisi public speaking.

1. Mengatur pernafasan

Pernafasan merupakan hal yang paling terpengaruh (ketika terjadi rasa gugup) sehingga sebelum persentasi, public speaker sebaiknya mengatur nafas terlebih dahulu. Cara yang bisa dilakukan public speaker adalah menarik nafas panjang lewat hidung dan menghembuskannya lewat mulut antara 1-15 kali, 5 menit sebelum persentasi. Atau bisa juga menggunakan teknik Seven Eleven. Teknik ini dilakukan dengan menarik nafas pada tujuh detik pertama, menahan nafas sebentar dan kemudian dilanjutkan dengan menghembuskan nafas sekitar 11 detik.

2. Mengatur Mind Set

Pada dasarnya, rasa gugup diawali dengan kondisi psikologis yang negatif. Sering kali rasa gugup muncul karena takut ditolak, takut salah, takut dicemooh, takut tidak berguna dan ketakutan lainnya. Oleh sebab itu, sebaiknya, pikiran-pikiran negatif dihilangkan dan digantikan dengan pikiran-pikiran yang positif. Salah satu caranya adalah menggumamkan kata-kata positif yang terus diulang-ulang sebelum persentasi seperti "Aku pasti bisa", "Aku pasti berhasil" dan kata-kata positif lainnya. Yakinkan bahwa sedikit rasa gugup itu wajar. Yakinkan juga bahwa audiens akan sangat friendly, audiens akan mendapat sesuatu dari yang disampaikan dan seterusnya.

3. Teknik Enkering

Terkadang public speaker punya kebiasaan tertentu untuk menenangkan dirinya sendiri sebelum persentasi. Kebiasan yang dilakukan seperti mendengarkan lagu favorit, meremas-remas kertas dan loncat-loncat kecil di belakang panggung. Tidak ada yang selah dengan semua kebiasaan itu. Bahkan disarankan, masing-masing public speaker menemukan enkering masing-masing agar dapat menenangkan diri dengan lebih baik.

4. Mulai Persentasi dengan Suara yang jelas dan percaya diri

Awal yang baik merupakan tanda yang baik dalam public speaking. Suara jelas akan memberikan kesan awal baik untuk persentasi beberapa waktu ke depan. Suara yang tidak jelas akan membuat audiens semakin "fokus" memperhatikan public speaker dan menurut beberapa praktisi sikap tersebut akan membuat public speaker semakin panik karena mendapat "perhatian" (atau mepersepsikan perhatian) yang tidak diingikan di awal presentasi.

5. Awali dengan Senyuman

Ibarat cermin, bila public speaker tersenyum, audiens pun akan tersenyum. Suasana akan semakin nyaman dan mendukung atmosfer presentasi.

6. Menguasai materi dengan baik

Disarankan bukan hanya ppt atau materi yang disampaikan saja yang dikuasai oleh public speaker tapi juga materi-materi lain yang berhubungan. Tanpa persiapan dengan materi yang baik. Public speaker akan bingung ingin berbicara apa dan lebih mudah untuk blank ditengah-tengah persentasi.

7. Latihan dan Jam Terbang

Semakin banyak latihan dan jam terbang maka public speaker akan semakin mudah mengendalikan rasa gugup yang ada pada didirinya.



Sources

Tse, Andrew Yau Hau. 2021. Glossophobia of University Students in Malaysia. International Journal of Asian Social Science, 2012, vol. 2, issue 11, 2061-2073.

K. Fahad et all. 2015. Glossophobia among Undergraduate Students of Government Medical Colleges in Karachi. Int. J. Res., vol. 2, no. 1, pp. 109–115.

Waila, Daljeet. 2016. Science behind the fear of public speaking https://blogs.unimelb.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Online. https://kbbi.web.id/gugup diakses tanggal 19 Juli 2021

Sahabat Keluarga. 2019. Materi Public Speaking: 1. Mengendalikan Grogi #BCFDikkel

Daring https://www.youtube.com/watch?v=9qoL_vNLYQ4 diakses tanggal 19 Juli 2021

Had2know - Ady Huang. 2017. Cara Menghilangkan Grogi, Nervous, Gugup, Demam Panggung! Tips Public Speaking! https://www.youtube.com/watch?v=5cdcXsUU-wc diakses 19 Juli 2021

Kok Bisa. 2020. Kenapa Kita Gugup Kalau Ngomong di Depan Umum? https://www.

youtube.com/watch?v=x2V2f-ouTv0 diakses 19 Juli 2021

Presenta edu. 2021. Cara Menghilangkan Gugup dan Grogi saat Public Speaking

Recent Posts

See All

Articulation Notes: Tounge Placement

The human tongue is essential for producing articulate and sonorous sounds during singing or speaking. Numerous vocalists and public speakers fail to recognise the significance of tongue positioning i

Breathing's Note: Breathing through Mouth or Nose?

The basic question when singing or public speaking is whether to breathe through our mouth or nose. In the health world, our nose is designed for breathing since it filters out dust and other alien pa

Comments


bottom of page